
Sebagai langkah penting untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan Indonesia, program Refreshment untuk inspektur perikanan yang diselenggarakan oleh Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan…
Sebagai langkah penting untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan Indonesia, program Refreshment untuk inspektur perikanan yang diselenggarakan oleh Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) bekerja sama dengan UNIDO - Global Quality and Standards Programme (GQSP) Indonesia telah melaksanakan kegiatan capacity-building kepada lebih dari 500 peserta secara daring dan luring. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kompetensi inspektur perikanan, guna menjaga keamanan dan kualitas produk kelautan dan perikanan. Dengan pengetahuan yang diperbarui, para inspektur akan lebih siap menerapkan standar yang meningkatkan kualitas produk untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pengekspor makanan laut utama.
Program Refreshment ini terbagi dalam tiga seri pelatihan dengan mencakup topik-topik penting yang relevan dengan tugas mereka:
- Seri 1: Praktik Budidaya yang Baik
Diselenggarakan pada 20-22 Mei 2024, seri pertama berfokus pada praktik budidaya yang baik untuk ikan dan udang, serta manajemen kesehatan udang. Selain itu, juga dibahas Good Manufacturing Practices (GMP) untuk Produk Obat Hewan (Veterinary Medicinal Products/VMP), memberikan para inspektur kemampuan untuk mengevaluasi kepatuhan terhadap standar keamanan di sektor budidaya dan penggunaan obat pada spesies akuatik. - Seri 2: Sertifikasi Produk dan Rantai Nilai Rumput Laut
Pada 28-30 Mei 2024, seri kedua membahas prinsip-prinsip skema sertifikasi produk yang penting untuk memastikan bahwa produk kelautan memenuhi standar lokal dan internasional. Peserta juga mendapatkan pemahaman tentang praktik budidaya, penanganan, dan pengolahan rumput laut, yang merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia. - Seri 3: Analisis Risiko, Infrastruktur Mutu, dan Inspeksi Jarak Jauh
Seri terakhir, yang berlangsung pada 24-26 Juli 2024, mengupas topik-topik lanjutan seperti analisis risiko dan infrastruktur mutu, membantu inspektur perikanan mengenali serta mengurangi potensi bahaya dalam produk kelautan. Program ini juga mencakup panduan umum tentang protokol keamanan pangan untuk produk perikanan serta pengenalan metode inspeksi jarak jauh, yang mencerminkan semakin meningkatnya penggunaan teknologi dalam pemantauan kualitas dan kepatuhan.

Melalui inisiatif ini, BPPMHKP dan UNIDO GQSP Indonesia bertujuan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar makanan laut global dengan memastikan bahwa inspektur perikanan terus mengikuti standar industri terkini, serta menjadi tenaga profesional bersertifikat yang mampu menerapkan praktik pengendalian mutu produk. Dengan memperkuat teknik inspeksi dan memperdalam pemahaman terkait sertifikasi produk, program ini berperan penting dalam menjaga reputasi Indonesia sebagai pemasok produk kelautan yang aman dan berkualitas tinggi.
