
Sebagai upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (UN SDGs) - khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 14 (Ekosistem Laut) - serta menanggapi semakin berkurangnya hutan mangrove di Kalimantan Utara akibat pembukaan tambak udang, dan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap udang yang dibudidayakan secara bertanggung jawab, UNIDO bersama Blueyou melalui program Global Quality and Standards Programme (GQSP) IndonesiaFase 2 mendorong budidaya polikultur udang berkelanjutan terintegrasi dengan mangrove yang dikenal dengan nama “Selva Shrimp” .
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas tambak, tetapi juga memulihkan dan melindungi ekosistem mangrove yang memberikan manfaat penting bagi keberlanjutan dan mitigasi iklim melalui potensi penyimpanan karbonnya.
Capaian utama sejauh ini:
- 17 petambak terlibat
- Luas area tambak 229 hektare
- Produktivitas naik 80% (dari 70 kg/ha/tahun ➝ 120 kg/ha/tahun)
- Tingkat kelangsungan hidup udang meningkat dari 3% ➝ 15%
- 36.600 propagul mangrove ditanam
Proyek ini membuktikan bahwa budidaya udang dan konservasi mangrove bisa berjalan berdampingan, memberikan manfaat bagi masyarakat lokal, ekosistem, dan aksi iklim.
Video yang diproduksi oleh Blueyou menampilkan dampak proyek ini bagi masyarakat dan ekosistem:
- Versi panjang: https://youtu.be/uYAPb0HWjVg
- Versi singkat: https://youtu.be/IHLzDgwIH5o



